Posts

Showing posts from May, 2020

Second Epiphany

Today is a heavy day for me. I come to another realization after watching the sermon by Rev. Dr. William Wan on "How to live as a Christian in a VUCA World". Last time, I think of Christianity as a cheerful and happy and easy religion. I couldn't stop thinking why others do not want to come to Christianity. Christianity not only teach how to be good, but promise Heaven to those who believe in Jesus. And this promise is not an empty, made up promise. There was an actual established fact based on historical event that the Person who started this "movement", which what we called Christianity, did come to Earth, did die and did raised from His death. His words, His promise became trustworthy words as soon as He appeared to 500 people after His resurrection. So Christianity, yeah... it is a real deal. And the way to God, is through Jesus. As long as you believe, you have access to God. But hold on a moment! It is not that simple after all. God does want ALL to ...

Hari Ke-7 Khotbah di Bukit

9 Berbahagialah orang yang membawa damai di antara manusia; Allah akan mengaku mereka sebagai anak-anak-Nya! Matius 5:9 Ayat ini mudah di jelaskan. Jadi, bacaan hari ini akan lebih pendek. Seperti biasanya, ayat-ayat di dalam Khotbah di Bukit memiliki makna yang lebih mendalam. Di ayat Matius 5:9, "membawa damai" bukan berarti orang yang memecahkan  perkelahian, atau orang yang cinta damai, atau orang yang tidak pernah berkelahi, atau orang yang benci akan pertengkaran. Tetapi, orang yang membawa damai adalah orang yang membawa kabar baik tentang Yesus ke orang lain. Kita mengaku bahwa kita anak Tuhan, tapi belon tentu Tuhan mengaku kita itu anak Dia. Allah akan mengaku kita sebagai anakNya kalau kita secara aktif menyebarkan kabar baik. Kapan terakhir kalinya anda menceritakan tentang Yesus ke teman atau saudara? (sejujurnya, saya juga jarang sekali sharing tentang Yesus ke orang orang yang belon mengenal Tuhan) Karena itu pergilah, jadikanlah s...

An Epiphany

Today I was reading a Devotional by  Bishop T.D. Jakes and I had a realization of truth. This truth comes at me at such a power that I felt a crush in my heart. The truth felt so heavy, in a good way.  He was talking about how our life are orchestrated by God so that we can grow and bless others. When I was reading that, I come to realise that all the experiences that I went through, all the spiritual experiences that I experienced, all the theology classes that I went, all the readings on bible commentary that I did, the spiritual gifts that God has blessed me with, are not for ME and definitely not so that I can be a better Christian and go to Heaven. ALL of those are for OTHERS! God has input ALL those the above is for me to DISPENSE it to the world, starting from the people near me. None of it is for me! Dispense it!  Bishop Jakes wrote that "It is a fact that seeds are meant to be covered to die." I am that seed, and to be covered means that I have to decrea...

Crushing: God Turns Pressure into Power | Devotional Reading Plan | YouVersion Bible

Crushing: God Turns Pressure into Power | Devotional Reading Plan | YouVersion Bible : Routes to progress and success often take detours. Never is there a straight path toward either of them. And in those unscheduled stops and perceived pauses, that’s where “progress” is thwarted — I call these moments, Crushing moments. They seek to threaten and destroy our journey from what we’ve determined is our destination. But crushing moments are never truly the end. Rather, the crushing becomes the creation of something new. They reveal there is more to our lives than what we had planned.

Hari Ke-6 Khotbah di Bukit

Diberkatilah mereka yang murni hatinya  sebab mereka akan melihat Allah. Matius 5:8 Ayat ini adalah yang paling sulit tapi paling penting. Tanpa hati yang murni, kita tidak akan sadar dengan ketidakberdayaan kita. Tanpa hati yang murni, kita tidak mungkin ada keinginan untuk bertobat. Dan yang pastinya, tanpa hati yang murni, kita tidak mungkin berani menjadi orang yang rendah hati. Apa yang di maksud dengan "hati murni" atau "hati suci"? Penjelasan pendeknya yaitu ; tidak mempunyai maksud/ kehendak yang tidak baik. Orang yang hatinya murni (menurut Alkitab), mempunyai satu tujuan, yaitu berbuat baik. Tindakan baik tidak selalu berasal dari hati yang murni. Ada juga orang berbuat baik kepada orang lain karena dia ada niat tersembunyi yang tidak baik.  Apa yang diucapkan oleh mulut itulah yang melimpah dari hati! Matius 12:34 Kalau semua orang tidak punya maksud jahat di hati mereka, dunia ini akan menjadi lebih damai. Tetapi kita tau bahwa...

Hari ke-5 Khotbah di Bukit

Berbahagialah orang yang mengasihani orang lain; Allah akan mengasihani mereka juga! - Matius 5:7 Hari ini kita akan mulai membahas ajaran Yesus tentang hubungan kita dengan sesama. Bagaimana kita harus memperlakukan orang lain, menurut Yesus. Pernahkah anda melakukan sesuatu untuk orang lain, yang merugikan anda?  Misalnya:  1. Sewaktu anda membayar untuk belanjaan, kasir memberi kembalian lebih. Anda langsung kembalikan kelebihan uang itu karena anda tau orang kasir itu akan di denda oleh boss nya.  2. Pas di jalan lagi menyetir mobil, tukang bajai atau orang gojek, atau supir taksi, tidak sengaja menyenggol dan membaret mobil anda. Mereka langsung meminta maaf akan kesalahan mereka. Apakah anda memaafkan mereka? Atau anda memaksa mereka untuk membayar ganti rugi, walaupun anda tau bahwa mereka tidak mampu bayar? 3. Rekan kantor anda yang anda benci, menghadapi kesulitan dalam pekerjaannya. Dan anda mendapat informasi baru yang bisa membantu rekan ka...

Hari Ke-4 Khotbah di Bukit

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Matius 5:6 Ayat ini mengandung arti yang sangat dalam. Kita tidak bisa mengerti hanya dengan membaca ayat ini satu kali atau dua kali. Untuk menuruti perintah Tuhan di ayat ini, pertama-tama kita harus mengerti dengan akurat apa yang dimaksud dengan "KEBENARAN". Pertama-tama, saya ingin menunjukkan perhatian anda ke kata "lapar" dan "haus". Tertulis bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan, kita harus LAPAR dan HAUS akan kebenaran.  Saya yakin anda pernah suatu hari terlalu sibuk sampai tidak sempat makan. Anda terus merasa lapar, tapi karena pekerjaan belum selesai, anda terpaksa menahan diri. Rasa lapar itu akan bertambah dan akan memenuhi pikiran anda. Akhirnya, yang hanya anda bisa pikirkan adalah menghilangkan rasa lapar itu. Sekarang bayangkan perasaan lapar seperti itu, bukan untuk makanan, tetapi untuk KEBENARAN.  Rasa lapar dan haus untuk KEBEN...

Hari Ke-3 Khotbah di Bukit

5 Berbahagialah orang yang rendah hati; Allah akan memenuhi janji-Nya kepada mereka Ada dua bagian yang ingin saya jelaskan dari ayat di atas. 1. Apa yang dimaksud dengan "rendah hati"? 2. "Janji" apa yang Tuhan maksud? Seperti apakah orang yang rendah hati? Menurut satu hamba Tuhan bernama John Piper, ciri-ciri orang yang rendah hati adalah: 1. Tidak mencari pujian dari manusia, tapi dari Tuhan. (Yohanes 12:43) 2. Menaruh harapan pada Tuhan (Mazmur 37:9) 3. Selalu mencari Tuhan (Ratapan 3:25) 4. Menyerahkan kehidupannya kepada Tuhan (Mazmur 37:5) 5. Berdiam diri di hadapan Tuhan dan menanti-Nya (Mazmur 37:7) 6. Tidak cemburu kepada orang yang lebih beruntung atau berhasil (Mazmur 37:7) 7. Tidak mudah marah. 8. Menahan diri dari balas dendam. 9. Rela ditegur dan diajar 10. Selalu siap untuk mendengar Mengapa menjadi orang yang rendah hati itu penting? Supaya kita dapat menemukan kebahagiaan sejati. dan juga.... Allah akan ...

Hari ke-2 Khotbah di Bukit

4 Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!  Di ayat ini, "bersedih hati" atau di versi alkitab lain, "berduka cita" bukan berarti orang yang sedih karena kehilangan anggota keluarga, atau kehilangan pekerjaan, atau bertengkar dengan suami istri. Arti "berduka cita" disini adalah kesadaraan akan dosa dosa kita. Sejauh apa rasa dukacita ini? Sampai kita merasa remuk, sampai kita meraung raung di hati kita. Rasa dukacita seperti itu akan membawa anda ke dalam pertobatan. Hanya ketika kita sadar atas dosa dosa kita, baru kita akan melihat Tuhan. Ada satu cara yang mudah sekali dan selalu berhasil untuk mengetahui dosa dosa kita. Tetapi cara ini, banyak umat Tuhan tidak mau melakukannya. Kenapa? Karena semua orang tidak rela menunjukkan kelemahan kita, apalagi dosa kita dan pikiran kotor kita. Tetapi kita harus tau bahwa jalan ke Tuhan hanya satu, dengan pertobatan. Bagaimana kita bertobat kalau kita tidak mau mengakui dos...

Hari Ke-1 Khotbah di Bukit

3 “Berbahagialah orang yang merasa tidak berdaya dan hanya bergantung pada Tuhan saja;  mereka adalah anggota umat Allah! Matius 5:3 Khotbah Yesus di bukit di mulai dengan standar keadaan rohani yang Tuhan inginkan dari kita.  Di kehidupan duniawi ini, kita sering berpikir bahwa kehidupan ini adalah kita yang punya dan kitalah yang mengendalikannya. Tetapi saya yakin anda sering kali bertemu dengan situasi yang membuat anda merasa tidak berdaya. Apakah respon anda sewaktu anda berada di situasi semacam itu? Apakah anda mengeluh, menyalahkan Tuhan karena Dia tidak menarik anda dari kesulitan, menyalahkan orang di sekitar mu karena merekalah yang menempatkan anda di kesulitan ini? atau anda lari ke Tuhan dan memohon kepada Tuhan untuk mengambil alih masalah anda? Ayat diatas bukanlah syarat untuk menjadi umat Allah. Ayat diatas adalah apa yang dilakukan oleh orang yang mengaku dia umat Allah.  Kita sebagai umat Allah, pengikut Yesus, harus sadar bahwa ki...